Indonesia yang memiliki potensi sumberdaya lahan yang melimpah maka  sudah seharusnya Indonesia menjadi negara agraris yang terkemuka di dunia. Salah satu komoditas ekspor pertanian yang sangat potensial adalah kakao, Indonesia adalah penghasil kakao ke 3 dunia setelah Ghana dan Pantai Gading yang seharusnya bisa menjadi negara no 1 penghasil kakao dunia.  Dalam pengelolaan budidaya tanaman kakao, hampir tidak ada sektor swasta yang berperan serta , sehingga produksi dan kwalitas kakao Indonesia sangat tergantung pada perkebunan rakyat, sedangkan Perkebunan rakyat memepunyai banyak kendala dalam peningkatan produktivitas dan kwalitas kakao nasional. Terpanggil oleh rasa tanggung jawab, dengan segala keterbatasan PT Sustraco Adikreasi memberanikan diri merintis usaha agribisnis dengan fokus komoditas kakao. Usaha agribisnis merupakan usaha jangka panjang, maka untuk langkah awal PT Sustraco Adikreasi memulai dari sektor hulu yaitu bidang pembibitan dan rehabilitasi kebun kakao di wilayah Sulawesi Tengah. Ringkasan Perusahaan Pt Sustraco Adikreasi didirikan tahun 1995 di Jakarta ,bidang usaha utamanya adalah jasa perminyakan, Pt Sustraco Adikreasi berkantor di Dutamas Fatmawati D2/22, Jln RS Fatmawati , Cipete, Jakarta.
Sejalan dengan perkembangan usaha ,tahun 2006 PT Sustraco Adikreasi mengembangkan usaha baru dengan merintis bidang agribisnis, maka berdirilah Divisi Agribisnis ,yang untuk awalnya fokus pada komoditas kakao dan dipilih wilayah Sulawesi Tengah.
Saat ini Pt Sustraco Adikreasi telah mempunyai kebun pembibitan di Palolo ,Kabupaten Donggala ,dan, Kebun Induk di Santigi, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.
Pt Sustraco Adikreasi telah mempunyai tenaga ahli profesional yang berpengalaman didampingi oleh  tenaga profesional muda yang sangat potensial untuk berkembang, disamping juga bekerja sama dengan petani penangkar benih dan petani –petani yang terlatih dan terpercaya di lingkungan masyarakatnya.
PT Sustraco Adikreasi juga sedang membangun Palolo Cacao Clinic ( kerjasama dengan MARS Corp, USA) , yang pada tahun –tahun mendatang akan dilanjutkan pembangunan di tiap kabupaten dalam wilayah Sulawesi Tengah.
|